Site icon

Apa Aja Album Baru Di Minggu Ini – 26 Juni 2026

Album-Baru-Minggu-Ini-26-Juni-2026

Horee… minggu ini aku tersesat lagi!! Hehehe… Kalo kalian ngikutin artikel yang kutulis setiap minggu ini, beberapa waktu lalu aku yapping kalo aku pernah terjebak di satu kondisi ketika satu minggu itu ga ada satupun artis favoritku yang rilis album baru. Walhasil aku banyak dengerin album-album baru dari artis dan genre yang sama sekali aku belum dengerin sebelumnya, tapi yang ada aku malah panen banyak nemu musik-musik baru yang bikin aku mengeluarkan benih-benih rasa suka pada mereka, hihihi… 

Dan minggu ini sepertinya kejadian lagi, tapi kayaknya rute nyasarku malah semakin dalam dan terperosok, sampe-sampe bisa nih aku harus ngaktifin mode survival ku, hehehe…. Bercanda deng… yang pasti aku udah ga sabar ngasih rilisan album-album baru yang aku temui dan dengerin di sepanjang minggu ini, karena berhubung aku nemu banyak banget (mungkin 90% dari total album yang ku temui) album-album dari artis atau genre yang belum aku kenal. Tanpa berlama-lama lagi, aku ajak kalian untuk mari tersesat bersama dalam belantara rilisan-rilisan baru minggu ini, siapa tau kalian malah nemu rute baru yang menuju kalian pada harta karun yang tidak diduga-duga. 

Kita mulai dari kabar rapper asal Atlanta, Amerika Serikat, FearDorian yang rilis album baru berjudul “Tease, Vol. 1”. Hasil risetku mengatakan, FearDorian ini salah satu rapper pendatang yang namanya lagi naik daun banget di komunitas pecinta musik internet. Yang bikin namanya naik sih gara-gara dia rilis album berjudul “FearDorian” di tahun 2024 yang ternyata disukai baik komunitas musik maupun kritikus musik internet. Sejak saat itu, FearDorian terus konsisten bikin album bagus. Bahkan di tahun 2025, dia sempet bikin 2 album studio plus album kolab bareng rapper remaja asal Atlanta lainnya, quinn. Nah di tahun 2026 ini dia mulai menggebrak lewat album ini dan yang lebih mengejutkan album ini direkam di 2 tempat berbeda yang jauh banget, yaitu direkam di kota kelahirannya Atlanta, dan di Jepang. Oiya osquinn alias quinn yang sebelumnya sempet mereka kolab bareng, muncul lagi lho dan kali ini sebagai co-produser album ini. 

Kalo kalian masih ketagihan buat dengerin rilisan album hip-hop baru lagi Maxo Kream bakal menuhin kalian itu. Rapper kelahiran Texas ini baru aja rilis album baru dengan judul “O.Y.N.” Eitss, ini bukan album hip-hop dari rapper soundcloud random, rapper yang punya nama asli Emekwanem Ogugua Biosah Jr. ini udah langganan kolab sama rapper-rapper ternama lintas jaman, sebut aja Z-Ro, Tyler, the Creator, Trippie Redd, A$AP Rocky, Freddie Gibbs, dan masih banyak lagi. Jadi ga diragukan lagi, kemampuan Maxo Kream ngerakit lirik dan bikin musik hip-hop yang enak ga diragukan lagi. Bahkan di album terbarunya ini, Maxo Kream bakal kolab bareng Denzel Curry, di lagu “30 n Dirty”, Isaiah Falls di lagu “Cum Over”, dan balik kolab dengan Denzel Curry dan JPEGMAFIA di lagu “Fake Jeezy”. 

Sekarang kita beralih ke rilisan musik elektronik, kolektif techno asal Inggris, Fluke rilis album baru dengan judul “The Second Bite”. Usut punya usut, Fluke ini ternyata sempet beberapa kali ngisi soundtrack untuk game-game franchise need for speed. Mereka juga bawa gaya musik-musik elektronik Inggris era 90’an yang ngetren buat dibikin ulang dengan pendekatan yang lebih modern, dan album ini salah satunya. Album ini bakal ngerekam ulang beberapa hits lama mereka, “Atom Bomb”, “Groovy Feeling”, dan “Absurd”. Eits tapi ini bukan cuman sekedar direkam ulang aja, Fluke bener-bener bawa lagu-lagunya yang nge-hits di masa akhir 90’an buat ngerasain sentuhan dari teknik produksi yang lebih maju dan modern, alhasil bakal tetep ngasih pengalaman yang baru, terlebih kalian yang belum akrab dengan karya-karya mereka (seperti aku ini, huhuhu….).

Pindah ke Perancis, produser sekaligus DJ Madeon baru aja rilis album ke-3 sepanjang karirnya dengan judul “Victory”. Tapi sebenernya “Victory” ini adalah DJ Set yang sempet dimainin Madeon awal Januari 2026 lalu, di festival musik elektronik Countdown NYE. Tapi kayanya untuk set di album studionya ini bakal beda dengan yang dibawain langsung, selain durasinya yang lebih pendek (31 menitan aja), di album ini Madeon juga ngajak beberapa musisi buat kolab bareng. Rapper, Erick the Architect muncul di lagu “Super Platinum”, Slayyyter muncul di lagu “Fire Away”, dan Sam Gellaitry muncul di lagu “Red Jacket”.  

Jujur… aku nemu dan dengerin album ini, karena namanya yang unik dan lucu banget menurutku. Penyanyi dengan nama panggung ikykimchi ini rilis album studio ke-2 nya dengan judul “I Love You Kimchi”. Awal kira pas aku denger dan lihat namanya, ini artist atau penyanyi dari Korea Selatan, tapi eh ternyata justru dari Amerika. So aku sendiri ga nemu banyak info mengenai dia, selain dia ternyata member dari grup hip-hop The Scythe yang terkenal karena dihuni oleh beberapa rapper soundcloud terkenal saat ini mulai dari Denzel Curry, A$AP Ferg, TiaCorine, Oogie Mane, dan masih banyak lagi. Kalo aku denger lagu-lagunya sih lebih banyak unsur elektronik pop nya gitu, mungkin bisa kalian coba buat yang demen musik-musik semacam itu. 

Nah, sekarang ke bagian favoritku, yaitu K-Pop hehe…. Tapi jujur rilisan-rilisan K-Pop minggu ini bukan dari fandom yang aku favoritin, tapi siapa tau aja aku malah jadi suka dan nge-fandom abis dengerin lagu-lagu baru mereka ini. Yang pertama tentu ada kabar dari grup K-Pop gen-5 yang akhir-akhir ini jadi perbincangan, yaitu Hearts2Hearts yang comeback di tahun ini dengan ngeluarin mini album baru berjudul “Lemon Tang”. Denger kata “Lemon” jadi keingetan Aespa yang rilis album beberapa minggu lalu yang ngegunain nama “Lemon” juga nih, hehe tapi kalo secara konsep keduanya beda banget sih. Yang aku liat kalo Hearts2Hearts ini konsepnya lebih unyu, atau girly banget gitu, makanya aku tertarik buat coba dengerin, karena sesuai dengan tipe konsep K-Pop ku hehe… O iya di mini album ini sendiri bakal ada 6 lagu termasuk 2 singel, “Rude!” dan “Lemon Tang” yang ikutan masuk di mini album ini. 

Berikutnya ada salah satu member grup K-Pop LIPBUBBLE, You Dayeon yang comeback dengan mini album ke-2 nya berjudul “Dream Rusher”. Walau LIPBUBBLE ini udah bubar sejak 2019 lalu, tapi You Dayeon ga nyerah buat ngejar mimpinya jadi solois K-Pop, bahkan diantara anggota yang lainnya cuman You Dayeon yang aktif lagi bermusik sebagai solois. O iya, You Dayeon sendiri juga udah mulai debut sebagai solois sejak 2023 lalu, tapi baru kesampean bikin mini album di tahun lalu, dengan judul “New Age”. Kalo di mini album sebelumnya You Dayeon ngasih konsep rilis 3 lagu baru plus 3 lagu versi instrumennya, di “Dream Rusher” You Dayeon nyertain 4 lagu dengan 2 singel tambahan yaitu, “Dream Rusher” dan “Precious Time” yang dibikin versi Inggrisnya. Kayanya You Dayeon serius mau ngejar solo karirnya sampe tembus ke pasar musik yang lebih luas selain di Korea Selatan, nih. Wah semangat, ya You Dayeon.

Di dunia J-Pop kita justru dikejutkan dengan rilisan album baru Yoshiko Sai, dengan judul “Yoshiko Sai Rare Tracks”. Doi sendiri dikenal sebagai salah satu penyanyi folk / j-pop yang ngehits di era 70’an. Sesuai judul albumnya, Yoshiko Sai ngerilis lagu-lagu yang sebelumnya sempet direkam tapi belum pernah dirilis. Kabarnya lagu-lagu ini direkam secara rahasia oleh Yoshiko Sai, selama tahun 1987 whiches sebenernya Yoshiko Sai sendiri ga ngerilis album di sepanjang tahun 80’an. Wah… bisa-bisa kalian mungkin bakal kaget dengan pendekatan suara Yoshiko Sai di eranya yang bisa dibilang “misterius”, karena ga rilis album. 

Selain itu di skena musik Jepang yang lebih indie, ada indigo la end, yang rilis album studio ke-9 nya berjudul “Michita Murasaki”. Januari lalu mereka menghelat konser anniversary untuk memperingati masa karir band yang udah nginjek 15 tahun. Tapi ternyata ga sampe disitu aja, album terbarunya ini juga bakal jadi kado manis tambahan lainnya buat perayaan indigo la end yang ke-15. Yang bikin senengnya makin berlipat-lipat, indigo la end pun mutusin buat mendatangani kontrak bergabung dengan Sony Music Records, yang mana ini jadi album perdana mereka buat label raksasa asal Amerika tersebut. Mereka pun langsung tancap gas bikin tur keliling Jepang buat promosi album barunya ini yang bakal dimulai di tanggal 30 Juni nanti. 

Kalau kalian mau produksi musik indie yang lebih kerasa nuansa ala rekaman rumahan dan garasinya, bisa coba album barunya Kevin & the Bikes yang rilis dengan judul “The Right to be Happy”. Mereka sih salah satu band yang terkenal nyeritain lirik-lirik yang sifatnya kocak dan keseharian gitu, tapi dibalut kadang dengan gitar-gitar rock yang sederhana gitu atau kadang musik akustik jadi makin berasa aja dengerin musik-musik ala buatan kaum grassroot kalo buatku hehe. O iya, meski album ini baru dirilis tahun ini, tapi mereka udah mulai ngerekam album ini sejak 2022 April dan baru selesai di bulan Desember 2025. Malah lagu penutup mereka, “Existing” udah direkam sejak 2018 lalu alias 8 tahun yang lalu.

Meski aku ga ngikutin atau banyak dengerin musik-musik era keemasan pop punk awal 2000’an, tapi aku bisa cukup paham sih kenapa musik ini bisa banyak disukai sampai sekarang. Pertama, justru dari sensasi atau kesan nostalgianya, ketika kebanyakan dari kita tumbuh dengan dengerin-dengerin lagu itu, apalagi itu jadi momen-momen indah dalam hidup kita. Kedua, musiknya emang enak dan easy listening sih meski pake distorsi gitar dan “keras”, tapi aku biasa suka dengerin chorusnya yang enak.

Nah meskipun notabenenya band baru, tapi Sincere Engineer mau ngebangkitin nuansa itu.Bertahun-tahun mereka bikin album yang bakal ngingetin kita sama era keemasan pop punk itu, dan sekarang sepertinya masih berlanjut lewat rilisan terbarunya, “Probable Claws”. Aku dengerin beberapa single dari album terbarunya ini, easy going banget, bikin semangat dengan suara drum dan gitarnya yang menggebu-gebu, tapi bisa bikin kita ikutan nyanyi juga, karena chorus-chorusnya menurutku catchy banget. Total mereka masukin sebanyak 11 lagu ke dalam album terbaru mereka kali ini. 

Beda dengan Sincere Engineer buat bikin lagu-lagu melodi untuk bersenang-senang dan nostalgia, ostraca justru bikin melodi agar musiknya lebih emosional dan deep. Secara band asal Virginia, Amerika Serikat ini mainin gabungan screamo dan metal gitu (dari yang aku denger), jadinya mereka nyelipin bagian yang lebih melankolis buat mengaduk-ngaduk keadaan emosional kita. Album “Thread” ini, jadi album studio ke-6 ostraca sejak mereka terbentuk di tahun 2014. Awalnya, nama band mereka itu Kilgore Trout yang mulai aktif di tahun 2008. Tapi di tahun 2014 mereka mutusin buat ganti nama ke ostraca dan akhirnya justru pergantian nama itu yang bikin karya mereka lebih dikenal dan disukai secara luas, terutama buat pecinta musik-musik ekstrim.

Kata siapa kalau kebisingan itu cuman datang dari luar? Bagi Spiral Staircase, kondisi yang paling bising itu malah justru kejadiannya di dalam diri kita, atau ruangan-ruangan yang menurut kita eksklusif, karena kita mengunci kebisingan di ruangan itu. Selaku band yang mainin noise rock / shoegaze, Spiral Staircase mau ngasih unjuk kepercayaan mereka tentang kebisingan kepada kalian lewat album terbarunya yang berjudul “Your Inner World Is Deeply Uninteresting”.

Bagi mereka “kebisingan dalem pikiran” itu justru muncul dari rasa kesepian dan kesendirian kita yang terlalu berlarut-larut bikin kita overthinking secara batin, dan ga ke-urus secara fisik. Walhasil mereka ngartiin “kebisingan” itu ke dalam hal yang harfiah dan kiasan sekaligus. O iya karena ini juag jatohnya proyek solek, selain ngisi vokal dan nyanyi, Audie Ellis selaku personil satu-satunya juga ngerjain pekerjaan di balik layar seperti memproduseri, mixing, sampe mastering dari album ini.

Kalau kalian ngerasa kureng kadar kecadasaanya, kalian bisa cobain dengerin album ke-2 dari Truck Violence dengan judul “Thewathrvance by melody”. Sebelumnya mereka ngerilis album debut, “Violence” yang langsung diterima baik sama pecinta musik. Sayangnya di album ini sang penggebuk drum lama mereka, Gaël Parnas-Zver udah ga tergabung lagai sama band sejak 2024. Alhasil album ini, mungkin bakal nampilin sesuatu yang berbeda dari album sebelumnya, yang jelas sound merek tetep aja garang dan gahar di kupingku.  

Sebagai penutup… aku dititipin kak Ivan suruh ngebahas rilisan ini, karena katanya unik hehehe…Rilisan yang dimaksud itu adalah album baru berjudul “Sunthema” persembahan dari 4 band black metal sekaligus yang rempukan bikin album ini. Uniknya, 3 dari 4 band yang terlibat: Elysian Blaze, Panegyrist, dan Deathspiral of Inherited Suffering itu udah pada lama ga rilis album-album baru, sedangkan Maerund justru bikin album ini jadi debut mereka. Aku coba baca-baca tentang konsep albumnya sih agak jelimet dan pusing (maaf.. Otakku lemot selalu DNF kalo baca yang rumit-rumit hehee).. Tentang hubungan manusia, Tuhan, menjadi ilahi, keabadian, kesucian. Pokonya temanya seputaran itu, aku list aja kata-kata yang aku anggep jadi inti pemikiran dan konsep mereka bikin album ini hehehe….Tapi buat kalian yang lebih mentingin musiknya dibanding konsepnya, ini juga tetep worth it didenger sih, secara aku ngerasa musiknya beda dari kebanyakan band black metal (masih dikit sih…) yang aku denger.

Okay untuk minggu ini, cukup segitu aja dulu… aku harap kalian menikmati masa-masa tersesat ini ya.. Sama kaya aku juga menikmatinya hehe. Sampai jumpa minggu depan, Happy Weekend!

P.s: seperti biasa rilisan lainnya aku taro di bawah tulisan ini listnya

Baca Juga : Jürgen Müller – Komposer Yang Terlahir Kembali Dari Bawah Laut

Exit mobile version