Album-Baru-Minggu-Ini-14-Agustus-2026

Aku kadang suka ditanya beberapa temenku yang tau kebiasaanku tentang suka banyak cari musik baru. Dan dari beberapa pertanyaan yang dikasih ke aku, ada 2 pertanyaan yang paling sering ditanyain: “kamu gak bosen?”, “kamu gak cape?”. Hmmm… kadang aku juga bingung sih jawabnya harus apa dan kaya gimana. Jujur sih, kalo pas awal-awal aku emang pernah berada di fase overwhelm gitu. Dulu aku tuh kaya yang harus didikte atau wajib gitu, sehari kudu ada target berapa artist atau album, padahal mah kan itu sebenernya ya bebas-bebas aja suka-suka kita mau kaya gimana huhuuu…

Tapi aku dulu, gatau kenapa punya pikiran strict kaya gitu, jadi aku malah kurang bisa menikmati dan malah kerasa kaya punishment gitu, karena seolah aku kaya ga bisa buat dengerin lagu-lagu yang emang udah aku suka sejak lama. Entah mungkin aku dulu pernah berada di fase edgy kali ya, atau secara ga sadar aku mungkin iri sama beberapa temenku yang emang punya preferensi dan selera musik yang luas, walau sebenernya aku juga ga pernah sih judge selera orang, mungkin ini cuman sekedar ego ku yang pingin kelihatan setara gitu, di mata orang-orang yang aku anggap punya “selera” tinggi. 

Tapi beberapa bulan ini perasaan-perasaan begitu tiba-tiba ngilang, tanpa aku tau alesannya juga, mungkin udah bosen kali…, atau karena saat ini aku memang lebih banyak hal yang dipikirin dibanding dulu pas masa-masa itu, aku masih sekitar kelas 3 SMA. Jadi sekarang kegiatan cari musik baruku itu ya ngalir aja sebenernya, udah ga wajib atau dipaksa gitu buat setiap hari cari musik baru. Kadang kalo aku semangat banget memang bisa dapet banyak album dan artist baru dalam waktu sehari, tapi bisa aja di hari lainnya aku justru cuman dengerin lagu-lagu yang aku familiar dan suka. Jadinya kalo balik lagi ke pertanyaan awal apa aku bosen atau cape? Sebenernya nggak juga, toh sekarang aku jalanin ini semua emang pure murni suka aja dan menikmati, bukan lagi proses pencarian jati diri, tinggi-tinggian ego lagi kaya dulu, karena basically seperti yang sering aku bilang aku suka coba hal baru, nikmatin kejutan, dan pengalaman barunya jadi hal ini udah no issue lagi buatku, toh kalo misalnya emang lagi gak mood yang tinggal off aja beberapa hari, nanti juga bakal balik lagi keinginan buat aku cari musik baru, heheh.

Eh iya, saking asiknya yapping dan ngelantur, aku malah jadi lupa tugasku di sini, apalagi kalo bukan bagiin album-album terbaru rilisan minggu ini, hehehe. Kabar pertama datang dari penyanyi indie folk, Phoebe Bridgers yang rilis album studio ke-3 nya dengan judul “Lost Weekend”. Kalo kata pepatah orang dulu sih, kabarnya rilis album baru Phoebe Bridgers itu kaya mimpi kejatuhan durian di siang bolong. Kenapa aku bilang gitu? Pasalnya udah 6 tahun sejak album keduanya, “Punisher” yang bikin nama dia melejit, penyanyi yang nulis lagu sejak usia 11 taun ini, belum lagi bikin album studio. Emang sih kita masih bisa nikmati karya terbarunya, lewat grup trio boygenius-nya yang juga terdiri dari Julien Baker dan Lucy Dacus. Tapi kayaknya fansnya masih belum puas dan rela, kalo “Punisher” jadi album terakhirnya Phoebe Bridgers, dan here we are, akhirnya kita kesampean juga nikmatin kelanjutan proses karya dari Phoebe Bridgers di tahun ini. Dan ga tanggung-tanggung, kalo biasa Phoebe Bridges cuman masukin mentok 10 ke tracklist nya, di album barunya ini dia masukin 16 lagu dan sekaligus jadi album dengan durasi terpanjang yang pernah dia buat selama ini, dengan total sepanjang 52 menit. 

Berikutnya ada kabar dari penyanyi neo R&B, L’Rain yang rilis album ke-4 nya dengan judul “fata morgana”. Dan di album ini L’Rain bakal bikin kalian tercengang, karena penyanyi kelahiran Brooklyn ini udah nyiapin banyak elemen kejutan musiknya yang terdiri dari campuran musik dancehall, ambient, gospel, sampe pengaruh musik metal juga. Katanya ini jadi sebuah bentuk bagi L’Rain tentang pergulatan tanpa rasa takutnya dengan keraguan diri dan ilusi tentang rasa memiliki dan keterasingan yang membentuk pengalaman hidup nya sampe sekarang. Dan dari ke-13 lagu dengan durasi 39 menit ini, L’Rain bener-bener tampil seorang diri tanpa ada guest star satupun dan semua lagunya dia yang tulis sendiri. 

Ok karena kita udah nyingung musik R&B, sekalian berikutnya kita nyemplung ke musik hip-hop hehehee. Kali ini ada kabar rilisan terbaru dari kolaborasi rapper Open Mike Eagle, dan produser Kenny Segal yang bikin album baru dengan judul “Doomed!” Meski sebenernya keliatan jarang banget bikin album kolaborasi bareng (album ini jadi album pertama hasil kolaborasi mereka), ternyata Open Mike Eagle dan Kenny Segal udah berteman dan berkolaborasi selama 20 tahun!.  Jadi ga heran kalo kolaborasi album ini muncul dan beberapa dari materinya emang udah mereka buat dan bikin jauh-jauh hari. Katanya sih album ini memang didesain kaya semacam series komedi gitu, tapi versi audio dan lirik, dan kita juga bisa menikmati pertengkaran-pertengkaran kecil, putus cinta, dan mimpi buruk tapi dibalut oleh gaya yang komedik. Jujur aku sendiri belum banyak ngulik karya-karya Open Mike Eagle, tapi dari komen-komen yang ku baca tentang beberapa karyanya, dia emang kerap ngegabungin unsur-unsur komedi gitu ke dalam liriknya, jadi meski ini album barunya, sepertinya masih ada ciri khas yang masih bakal ditonjolin dalam album kolaborasinya sama Kenny Segal kali ini. O iya dari ke-15 lagu yang terdaftar, Open Mike Eagle juga ngajak beberapa rapper lainnya buat kolaborasi bareng seperti, Hemlock Ernst yang muncul di lagu “ Unfinished Concrete Initials”, Gothic Tropic yang muncul di lagu “ Streets of Rage: Public Arguments Edition”, dan Billy Woods yang muncul di lagu “She Swear I’m Colorblind”.

Selain ada kolaborasi maut Open Mike Eagle dan Kenny Segal, ada Trippie Redd yang rilis album studio ke-6 nya dengan judul “NDA”. Sejak album “Trip at Knight”, dia emang udah mutusin buat bikin album yang fresh dan berbeda, dan dia udah nunjukin itu di album “Mansion Musik”, dan sekarang kayanya trennya bakal berlanjut di album terbarunya ini. Dan semakin memperjelas arah musiknya yang baru itu, dia juga udah ngasih teaser dengan vibes nya yang emang lebih gelap dan mencekam dibanding proyek “Life it’s a Trip” yang bikin namanya jadi melejit. O iya album ini sendiri bakal dirilis di 3 label sekaligus yakni, 1400, 10K, dan Atlantic. Selain ngasih lagu-lagu baru, salah satu single nya yang berjudul “Paperbag Boy” yang juga berisi featuring bareng sama Young Thug, bakal ikutan dimasukin di album ini.   

Btw kalian mungkin bosen dengan musik itu-itu aja? Kalian mungkin bisa nyobain masuk ke dunia Rat Jesu yang dia bangun lewat album terbarunya dengan judul “Hell at Birth”. Kabarnya sih, dia ngabisin waktu 4 taun buat bikin album barunya ini, tapi hasilnya dia bisa bikin album unik antara kolaborasi musik shoegaze, emo rap, pop, indietronica sampe musik metal modern . Dan karena notabene nya di artis mandiri, semua vokal, gitar, sampe bagian produksi dan mixing semua lagu dia semua yang kerjain. Eits tapi, dia juga ngundang beberapa musisi tamu buat hadir dan kolaborasi, seperti Avenade yang nongol di lagu “(God Is A Panoptcon)”, dan Indifferent yang nge-drum, bikin lirik, dan nyanyi di lagu “Breaking/Entering”, sama Ruby Jules jadi desain penata suara di lagu “Paper Doll Martyrs”. Total album ini bakal diisi sama 9 lagu dengan durasi sekitar 30 menitan, jadi intinya siap-siap kalian bakal digempur sama pengalaman dengerin musik yang berbeda dan unik dari biasanya. 

Tapi kalo kalian justru malah kangen sama gaya musik old-school yang penuh memori dan bikin kalian ngerasa nostalgia gitu, ada album baru dari Attic Abasement yang judulnya “Moonlight Passes On” yang bakal manjain kalian. Selain album ini diisi sama Mike Rheinheimer dan petikan gitar akustiknya, album ini juga diisi sama sama sejumlah musisi lokal yang gantian ngasih kontribusi di album ini. Meski baru dirilis tahun ini, sebenernya beberapa materi lagu ini udah tersimpen selama bertahun-tahun seperti yang percis dikatakan oleh Mike: “Saya memiliki beberapa lagu yang tersimpan selama bertahun-tahun tetapi baru terinspirasi selama beberapa malam di ruang bawah tanah saya pada awal tahun 2023.” Dia juga bilang kalo proses bikin lagu-lagunya itu ngalir gitu aja: “Saya tidak pernah benar-benar duduk untuk menulis lagu, saya hanya bermain-main sampai menemukan sesuatu yang bagus.” 

Berikutnya kita dapet rilisan album terbaru, dari Getdown Services dengan judul “Massive Champion”. Kalo dari Bandcamp sih, mereka berani nyebut dirinya sebagai duo weird pop / disco, sementara kalo dari situs RYM yang kulihat mereka beraliran dance punk dan mutant disco. Katanya sih album ini adalah gabungan dari pengaruh-pengaruh musik mereka di masa lampau yang terpaku dengan musik skena Inggris dan juga sisi-sisi pemberontak dan energik yang mereka luapin. Kalo ditotal-total, album ini berisi 13 lagu dengan durasi keseluruhan sampai 38 menit kurang 10 detik. 

Karena dari tadi kita udah masuk ke area musik-musik bergitar, sekalian aja aku kasih juga beberapa rilisan terbaru dari musik metal. Pertama aku mulai dari siapa lagi kalo bukan Marilyn Manson, yang baru aja rilis album baru dengan judul “One Assassination Under God – Chapter 2”. Namanya bukan Marilyn Manson, kalo ga buat aksi-aksi nyeleneh, sampai sekarang judul albumnya pun dibuat se-provokatif itu. O iya, album ini emang sekuel langsung dari album “One Assassination Under God – Chapter 1” yang dia rilis pada tahun 2024. Meski ini udah jadi album studio ke-13 bagi penyanyi yang punya nama asli Brian Hugh Warner, tapi dia masih tetep setia mempertahanin unsur gothic, industrial, dan segala image nya yang serem dan horor, bikin musik-musiknya tetep ditunggu karena cita rasa dan karakternya yang kuat dan banyak diinget oleh orang banyak. 

Kalo Marilyn Manson, tetep konsisten terus berkarya meski udah 32 taun berkarya, lain halnya dengan grup alternative metal, Raunchy yang baru nyala lagi di tahun ini. Sejak album “Vices.Virtues.Visions.” yang mereka rilis tahun 2014 lalu, Raunchy seperti ditelan bumi tanpa kabar dan hening banget soal rilis album atau lagu baru barang sebiji pun. Tapi sekarang mereka kembali lagi dengan album berjudul “Prisoner”. Sebagai tanda bahwa mereka sedang mengulang ke titik awal, album ini dirilis di bawah label Mighty Music, yang dulu pernah ngerilis album debut mereka “Velvet Noise” di tahun 2001 silam. Dan ini bakal jadi album ke-2 bagi vokalis baru mereka, Mike Semesky yang baru join di tahun 2013 lalu. Kata mereka sih, album ini bakal ngasih pengalaman yang sinematik, karena suara synthesizer-nya lebih besar dan bikin hook-hook yang lebih ngena. Meski mereka udah ngewanti-wanti, kalo mereka ga akan terburu-buru rilis album baru lagi setelah ini (paling nggak 2 tahun ini tanpa rilisan baru), mereka udah nyiapin pertunjukkan dan tur yang spektakuler untuk mempromosikan album terbarunya ini. 

Ok sekarang kita pindah ke dunia permusikan di Asia, aku baru aja dapet kabar kalo grup post-hardcore, shoegaze, J-Rock bernama Mass of the Fermenting Dregs baru aja rilis album terbarunya dengan judul “Celebrate”. Sedikit intermezzo, kayanya aku ngerasa kalo band ini mungkin tumbuh dan besar di kalangan pecinta internet, karena aku sering ngeliat beberapa kali sampul albumnya yang berjudul “World is Yours” itu berseliweran, entah dalam bentuk meme atau diskusi. Jadinya aku ngerasa ketika band asal Hyogo, Jepang ini ngumumin bakal rilis album, aku masukin sebagai salah satu album yang akan aku dengerin penuh. Meski mereka bilangnya ini adalah album penuh, tapi tracklist “Celebrate” ini cuman ada 6 lagu aja, dan kayanya ini emang jadi album terpendek yang pernah mereka buat. Tapi mereka, juga udah ngerencanain jauh-jauh hari buat tur keliling dunia di tahun 2026-2027 ini buat promosoin album terbarunya ini. Agendanya sih dimulai dari tur Asia yang akan jalan di tanggal 6 November di Hong Kong sebagai venue pertama. Wah… mungkin kali aja ada promotor Indonesia yang mau ngelirik mereka, karena soalnya mereka juga ada jadwal main di Kuala Lumpur, Taipei, dan Manila witches mereka main juga di negara-negara region ASEAN ini, semoga aja dilirk ya mereka sama promotor sini, hehehe….

Sekarang, kita menghindar dulu dari kebisingan sejenak ya hehehe, ada trio folk / ambient asal tepi-tepi kota Enoshima, maya ongaku yang rilis album terbarunya dengan judul “Nothing Space Music”. Mereka bikin album ini pasca mereka udah ngejalanin tur internasional mereka, buat promoin album debut mereka “Approach to Anima” yang udah rilis dari 2023 lalu. Ya mungkin ini cara mereka meditasi atau buat kembali lagi, setelah sempet “menghilang” 3 tahun buat bikin album. Mereka juga lebih tertarik dengan ketenangan, keheningan, dan makanya judul album dan konsep album terbarunya ini dibuat seperti ini. Total album ini terdiri dari 8 lagu baru. 

Sebagai penutup di tulisanku minggu ini, aku mau kasih kalian rilisan-rilisan dari industri K-Pop, dimulai dari grup K-Pop yang namanya lagi naek daun, KiiiKiii yang rilis mini album ke-3 nya dengan judul “WhyKiiiKiii”. O iya guys mini album ini bukan satu-satunya yang dirilis mereka tahun ini lho, sebelumnya di bulan Januari mereka juga udah sempet rilis mini album ke-2 dengan judul “Delulu Pack”. O iya, untuk tema dan konsep album ini sendiri, terpinsiprasi dari kehidupan musim panas di kota honolulu yang berada di pulau hawaii. Emang sih, vibes di kota itu terkenal banget dengan vibes pantai, musim panas, dan pakaian-pakaiannya yang unik gitu antara campuran fashion dan alam dedaunan gitu hehehe. Bahkan mereka juga bikin teaser yang unik lho, dengan buat konten video mirip vlog gitu yang ngeliatin keseharian ke-5 anggota KiiiKiii yang menikmati musim panas dengan judul kontennya ”A Day in WhyKiiiKiii”. Sebelumnya, mereka udah sempet bikin single dengan judul “Pop Off Pop Off “ yang bakal juga masuk ke dalam mini album ini bebarengan dengan 5 lagu lainnya, yang kalo ditotal-total durasinya sekitar 15 menitan lebih.  

Ok kita tinggalin dulu dunia musim panas penuh kecerian KiiiKiii, karena aku mau bahas solois K-Pop, SUMIN yang akhirnya bikin lagi solo album baru dengan judul “DinnerMode”. Kalo mau itung-itungan ini jadi album solo ke-2 dari salah satu member grup RETRONIXX ini.  Karena di 2 album sebelumnya, yang masing-masing berjudul “Miniseries” & “Miniseries 2” SUMIN kolaborasi bareng sama penyanyi R&B, slom jadi bisa dibilang album “DinnerMode” ini adalah album pure solo SUMIN sejak debutnya, “Your Home” yang dirilis tahun 2018 lalu. Dia bukan cuman terlibat dalam segi artistik musiknya aja, tapi dia pun ikutan terlibat buat mikirin dan buat visual dan video untuk album ke-2 nya kali ini. SUMIN yang terkenal suka banget bikin musik yang campur-campur menembus batas, juga bakal menghadirkan sesuatu yang berbeda, dan kontras dibanding album debutnya yang udah hidup 8 tahun yang lalu. Jadi ga heran lah, kalo waktu sebanyak itu bakal ngerubah proses dan bermusik SUMIN ke arah yang berbeda dan luas, jadi aku rasa album ini emang pantes kita tunggu apalagi kalian pecinta K-Pop

Ok guys mungkin segitu dulu aja di minggu ini, kalo kalian masih kepingin cari album lainnya, aku udah kasih list album-album lainnya di bawah ini yang bisa kalian coba dan ulik juga ya. Sampai jumpa minggu depan, dan see you next week! 

Baca Juga : Begini Rasanya Ditinggal Kucing Kesayangan

Rilisan Lainnya

  • Abyssal Rift – Relics of Great Ash
  • Ayra Starr – Starrgirl
  • Babymorocco – The Summer Fables
  • benny blanco – Hermoso
  • Carly Simon – Comes in Waves
  • Channel Tres – Enigma POV
  • Christer Bothén – Serpentine
  • Consortium Project – VI – Legacy of Empires
  • Dent May – The Big One
  • elxnce – Flutter Island
  • Evil Island – Terraform the Afterlife
  • Fatboi Sharif & Elucid – Invasion Body Camera
  • Grace Cummings – Bloodhorse!
  • Gregory Uhlmann – Hot Creek
  • heaven souls – Westside Trapped
  • Hovvdy – Big World
  • Icona Pop – Ritual
  • Ironflame – Worlds to Conquer
  • Ishmael Reed – Every Time I Feel the Spirit
  • Jakub Tirco – Imagined Spaces
  • James Ford – Lost in Another World
  • Johanna Samuels – Sorry, Kid
  • Jon Batiste – Black Mozart
  • Jungle – Sunshine
  • KATSEYE – Wild
  • Kiwi Jr. – Blowin’ Up
  • Living Weapon – Death in the Family
  • Luna Martinez – Post Apocalipsis
  • Martha Reeves – Searching
  • Megascavenger – Toxic Noxious Undeath
  • Mike Cooper – Stochastic Parrot
  • Nechazz – Pieces of a Dream
  • Observers – The Emerald
  • okgutta – Face of the 5
  • P-Lo – Out the Box
  • Peace Test – Repurcussion
  • Radiator Hospital – Distorting Time
  • Rainbow Chan – The Bridal Lament
  • Soulgrind – Ad pulchram mortem
  • Squalor – Dark Side of the Sun
  • Sweeping Promises – You Say I Romanticize
  • The Extensions – Modern Vice
  • The Script – The User’s Guide to Being Human
  • The Womack Sisters – The Womack Sisters
  • Uwanosora – Ema
  • Vale Smith – Electronic Music!
  • Warforged – The Grove | Almanac

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *